Breaking News

Terpapar COVID - 19, 9 Tahanan Polres Ende Jalani Isolasi Terpusat Di Stadion Marilonga

dr. Aries Dwi Lestari, juru bicara Satgas Penanganan COVID - 19 Kabupaten Ende (foto welano)
JONGFLORES ENDE – Sebanyak 9 orang tahanan yang selama ini menghuni sel tahanan di Polres Ende turut menjalani karantina secara terpusat di Stadion Marilonga Ende karena terpapar COVID – 19. Ke sembilan tahanan itu terdiri dari 4 orang tahanan yang merupakan kewenangan Polres Ende, 4 orang tahanan yang menjadi kewenangan Pengadilan Negeri Ende dan 1 orang tahanan lagi merupakan tahanan kewenangan Kejaksaan Negeri Ende. 

Hal ini dikatakan juru bicara Satgas Penanganan COVID – 19 Kabupaten Ende, dr. Aries Dwi Lestari kepada wartawan dalam konferensi pers di Aula Lt 1 Kantor Bupati Ende pada Selasa (06/07/2021).

Dr. Aries Dwi Lestari mengungkapkan saat ini ke sembilan tahanan tersebut sedang menjalani isolasi terpusat di Stadion Marilonga bersama 2 orang pelaku perjalanan yang diketahui terpapar saat melakukan pemeriksaan di Klinik Polres Ende.

Dr. Aries menjelaskan pemerintah mengambil langkah untuk menerapkan kembali  sistem karantina terpusat untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona yang saat ini  meningkat drastis di Kabupaten Ende.

“Diterapkannya lagi sistem karantina terpusat ini untuk mempermudah pengawasan dan penanganan terhadap pasien yang terkonfirmasi positif oleh Satgas Penanganan COVID – 19 karena kurang efisiennya karantina mandiri oleh orang yang terpapar,” jelas dr. Dwi Aries.

Kasi Pidum Kejari Ende, Ema Dian Prihantono (foto welano)

Dr. Aries melanjutkan, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Ende tengah menyiapkan tiga lokasi karantina terpusat diantaranya Stadion Marilonga dengan kapasitas 100 tempat tidur, Rumah Jabatan Bupati Ende dan BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan kapasitas 30 tempat tidur.

Ditambahkan dr. Aries, saat ini jumlah pasien COVID – 19 yang dirawat di ruang isolasi RSUD Ende berjumlah 13 orang dengan rincian 11 orang dewasa, 1 orang ibu hamil dan 1 orang bayi.  Dan untuk pasien yang dirawat di Rumah Jabatan Bupati terdapat 12 orang pelaku perjalanan namun 2 orang telah diperbolehkan pulang dan 8 orang masih dikarantina, sedangkan 11 orang lainnya menjalani karantina di Stadion Marilonga.

Terkait 9 orang tahanan Polres yang terpapar COVID – 19, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Ende, Ema Dian Prihantono, SH saat ditemui media di sela – sela memantau lokasi karantina terpusat di Stadion Marilonga membenarkan adanya tahanannya yang terpapar. Salah satu diantaranya sesuai jadwal sidang akan menjalani persidangan hari ini (Selasa, red) namun yang bersangkutan masih dikarantina maka persidangannya akan ditunda dengan batas waktu yang belum ditentukan.

"Kita akan berkoordinasi lagi dengan pihak pengadilan untuk menentukan jadwal sidangnya setelah yang bersangkutan telah sembuh dari COVID – 19 dan telah selesai menjalani masa karantinanya,” ungkap Ema Dian Prihantono.

Ema Dian Prihantono menuturkan dari 9 tahanan yang dinyatakan positif COVID – 19 tersebut, 4 orang merupakan tahanan dibawah kewenangan Pengadilan Negeri Ende dan 1 orang merupakan tahanan dibawah kewenangan Kejaksaan Negeri Ende yang dititipkan di Polres Ende yang diantar ke Stadion Marilonga untuk dikarantina pada hari Senin, 05 Juli 2021 sekitar jam 14.00 WITa.

Lebih lanjut Dian Prihantono mengatakan selama masa karantina di Stadion Marilonga para tahanan ini menempati ruangan khusus dengan jendela yang dipasang terali besi namun mereka tetap diperlakukan sama seperti pasien COVID – 19 lainnya.

“Untuk keamanan, kesembilan orang itu dikarantina di ruangan khusus dengan fasilitas yang dibuat menyerupai sel sehingga ruang gerak mereka dapat dipantau pihak keamanan yang menjaga disini,” ungkap Dian Prihantono.

Sejauh pantauan media di Stadion Marilonga para petugas Satgas Penanganan COVID – 19 sedang mempersiapkan semua ruangan dan tanah lapangan yang ada di dalam stadion sedangkan pasien yang telah dikarantina untuk saat ini telah menempati ruang – ruang kosong yang ada di Stadion Marilonga.***(welano)

Tidak ada komentar