Breaking News

Antusias Masyarakat Ende Untuk Divaksin, Kodim 1602/Ende Kembali Ajukkan Permintaan Vaksin

Dandim Marpaung saat meninjau pelaksanaan vaksin di Kodim 1602/Ende (foto welano)

JONGFLORES ENDE – Melihat antusias masyarakat Kabupaten Ende untuk mendapatkan suntikan vaksin pada pelaksanaan vaksin massal di Makodim 1602/Ende pada Rabu (14/07/2021), Dandim Ende,  Letkol Inf. Nelson Paido M. Marpaung, S.IP berniat untuk mengupayakan pengajuan kembali permintaan vaksin agar sesegera mungkin dapat dilaksanakan kembali penyuntikan vaksin tersebut kepada masyarakat.

Menurut Dandim Nelson antusias masyarakat ini dibarengi dengan meningkatnya jumlah pasien COVID – 19 di Kabupaten Ende sehingga dengan kesadarannya masyarakat datang untuk bisa mendapatkan suntikan vaksin ini namun karena keterbatasan jumlah vaksin sehingga masih banyak masyarakat yang belum mendapatkannya.

Dandim Marpaung mengatakan untuk mengatasi kekurangan tersebut setelah usai memberikan laporan kegiatan ini pihaknya akan berupaya untuk mendatangkan kembali sekitar 400 vial agar semua masyarakat Kabupaten Ende mendapat jatah untuk divaksin.

“Kita akan upayakan semaksimal mungkin untuk membantu Kabupaten Ende agar mata rantai penyebaran COVID – 19 di kabupaten ini bisa diputuskan. Minggu lalu kita telah dibantu 60 vial dimana 30 vial untuk tahap satu dan 30 vial untuk tahap selanjutnya dan saat ini sedang dalam penggunaan vial tahap pertama. Kita berharap bisa mendapatkan hingga 400 vial sehingga semua masyarakat bisa mendapatkan jatah vaksinnya,” kata Dandim Nelson.

Dandim Nelson melanjutkan pihaknya tidak memiliki target khusus dalam menentukan jumlah vaksin yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Ende sehingga vaksin itu dapat diberikan kepada masyarakat sebanyak – banyaknya agar semua dapat menerimanya.

Dandim Nelson Marpaung menjelaskan kegiatan vaksin massal ini dilaksanakan sebagai jawaban atas program rutin pencanangan vaksin massal oleh Presiden Joko Widodo dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona di Indonesia dengan kegiatan vaksinasinya telah dilaksanakan sejak bulan Februari 2021 lalu.

“Kami betul – betul gencar melaksanakan program ini untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID – 19 agar masyarakat kembali bebas beraktivitas seperti sediakalanya,” jelasnya.

Pelaksanaan vaksin kepada masyarakat

Dandim Marpaung menuturkan salah satu kebijakan yang dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID – 19 yang dilaksanakan saat ini adalah dilaksanakannya isolasi terpusat bagi pasien yang terpapar karena isolasi secara mandiri dilakukan kurang begitu maksimal oleh pasiennya.

“Saat ini, orang yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah tetapi banyak yang meninggal sehingga diambillah keputusan dari Pangdam untuk menarik semua yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar semua pasien diwajibkan untuk melakukan isolasi terpusat yang telah disediakan Pemerintah Daerah,” tutur Marpaung.

Dikatakan orang nomor satu di jajaran Kodim 1602/Ende ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemda Ende agar secara bersama – sama berkolaborasi untuk mengajak para pasien yang terpapar untuk melakukan isolasi secara terpusat di tempat – tempat yang telah disiapkan oleh pemerintah.

“Saat ini kita sedang berupaya untuk mengajak saudara – saudara kita yang selama ini melakukan isolasi mandiri di rumah agar bisa melakukan isolasi terpusat agar mempermudah Satgas Penanganan COVID – 19 dalam mengontrol setiap pasien yang terpapar,” ucap Dandim Marpaung.

Secara terpisah, dr. Muhammad Rizal, koordinator penanganan vaksin massal di Kodim 1602/Ende mengungkapkan tujuan dilaksanakan vaksin ini untuk memberikan antibody di dalam tubuh agar merangsang tubuh untuk dapat menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity dalam menghadapi serangan virus Corona.

“Setelah mendapat vaksin bukan berarti kita bebas dari COVID. Kita masih dapat terinfeksi tetapi hanya dengan gejala ringan saja dan setelah 70% masyarakat Indonesia divaksin maka akan terbentuk herd immunity secara menyeluruh,” katanya.

Dirinya berharap masyarakat dapat menjaga kesehatan dan mentaati protokol kesehatan yang ada agar terhindar dari serangan virus Corona.***(welano)

Tidak ada komentar