Breaking News

Tana Nua Flores Buka Dompet Kemanusiaan Untuk Bencana Alam NTT

Direktur YTNF, Bernadus Sambut (kiri) dan Manager Office, Hironimus Palla (kanan)

ENDE JONGFLORES
– Turut prihatin dengan bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Yayasan Tana Nua Flores (YTNF) Ende untuk kesekian kalinya melakukan aksi kemanusiaan guna membantu para korban yang mengalami musibah tersebut.

Hal ini dikatakan Bernadus Sambut, Direktur Utama Yayasan Tana Nua Flores pada Jumat (08/04/2021) saat disambangi media di ruang kerjanya.

Bernadus mengatakan Tana Nua Flores merupakan salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yang memiliki kepedulian yang besar terhadap sesama manusia sehingga di saat terjadi bencana alam yang melanda kehidupan umat manusia, Tana Nua dengan cepat meresponnya untuk turut merasakan beban yang dialami para korban.

Bernadus melanjutkan, beberapa kali bencana terjadi pada waktu lalu, Tana Nua menjadi motor penggerak bagi elemen atau mitra lain secara bersama – sama membuat posko untuk melakukan aksi kemanusiaan agar dapat didonasikan kepada korban bencana alam tersebut. Namun pada kesempatan ini Tana Nua secara mandiri melakukan aksi kemanusiaan sendiri mengingat waktu yang tidak cukup untuk menyampaikan kesepahaman ataupun diskusi dengan para mitra.  

“Kita putuskan untuk melakukan aksi kemanusiaan sendiri dulu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini,” kata Bernandus.

Bernadus Sambut menuturkan, meskipun Tana Nua saat ini membuka posko sendiri namun posko Tana Nua tetap menerima bantuan dari masyarakat umum yang hendak berkontribusi untuk menyalurkan bantuannya bagi korban bencana alam NTT. Semua bantuan dapat melalui dompet peduli kasih bantuan kemanusiaan pada rekening bank BNI 1185805224 dan untuk para donator maupun para simpatisan yang ingin mendonasikan bantuan berupa sembako, makanan lokal, peralatan dapur, perlengkapan mandi dan cuci, pakaian dalam bayi maupun dewasa, selimut, tikar maupun pakaian bekas layak pakai dan bantuan lainnya dapat menyerahkan langsung di Posko Bantuan Tana Nua di Kantor Yayasan Tana Nua Flores, Jl Gatot Subroto Km 3, Lorong Bita Beach, Gg 3, Ende.

Ajak Petani Dampingan Turut Terlibat

Yayasan Tana Nua Flores merupakan salah satu LSM yang berhasil mendampingi para petani yang ada di Ende, Nagekeo dan Bajawa selama 32 tahun sehingga petani dampingannya pun sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Yayasan Tana Nua Flores. Oleh karena itu sambung Bernadus, pihaknya juga akan menggerakkan petani dampingan Tana Nua untuk turut terlibat dalam menyumbangkan hasil pertaniannya sebagai bentuk kepeduliannya terhadap rekan seprofesi yang ada di lokasi bencana yang gagal total hasil panennya.

“Yang kita harapkan dari para petani dampingan bukan berupa uang tetapi bantuan itu  berupa pangan lokal yang merupakan hasil pertaniannya seperti pisang, ubi, padi, jagung, atau pun sayur – sayuran,”ungkap Bernadus.

Namun Bernadus agak psimis dengan bantuan dari para petani mengingat dampak hujan badai dan angin kencang beberapa waktu lalu tidak hanya terjadi di lokasi bencana namun merata di seluruh NTT.

“Kita akan coba mendiskusikan dengan teman – teman pendamping di lapangan karena mereka yang lebih tahu tentang situasi dan kondisi para petani dampingannya masing – masing dan apabila ada respon positif dari para petani dampingan maka kita juga akan membawa mereka untuk secara langsung menyerahkan bantuan itu kepada korban bencana di lokasi bencana,”imbuhnya.

Sementara itu Hironimus Palla, Manager Office Yayasan Tana Nua Flores Ende mengungkapkan setelah semua bantuan terkumpul maka akan disalurkan kepada korban bencana yang ada di NTT. Pihaknya akan turun ke lapangan untuk menyerahkan secara langsung seluruh bantuan itu kepada korban bencana tanpa melalui perantara agar bantuan tersebut benar – benar tepat pada sasarannya.

“Selama ini, kita memberikan bantuan kemanusiaan dengan terjun sendiri menyerahkan bantuan tersebut kepada para korban sehingga bantuan itu tepat pada sasaran. Kita juga ingin bertemu langsung dan menyapa mereka sambil melihat kondisi mereka pasca bencana,” tutur Hironimus.

Hironimus melanjutkan, Tana Nua akan melakukan komunikasi dengan mitranya yang ada di daerah terkena bencana untuk meminta update informasi kebutuhan mendesak yang dibutuhkan para korban di lokasi bencana agar dapat membelanjakannya sesuai dengan kebutuhan yang benar – benar dibutuhkan para korban.

“Kita akan kontak mitra kita di lapangan agar pembelajaan barang – barang yang akan kita sumbangkan sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan di lokasi bencana,”katanya.

Terkait penyaluran bantuan, Hironimus menjelaskan akan diarahkan ke Adonara dan Lembata yang terkena dampak bencana paling besar dengan korban yang lebih banyak namun tidak menutup kemungkinan bagi daerah terkena bencana lainnya yang ada di NTT.

“Iya, fokus penyerahan bantuan kita untuk saudara – saudara kita yang ada di Adonara dan Lembata namun jika di kedua daerah tersebut sudah full bantuan maka kita bisa mengalihkannya ke daerah terkena bencana lainnya karena hampir seluruh NTT mengalami bencana alam ini. Intinya kita akan melakukan komunikasi terdahulu dengan mitra kita di lapangan,” jelas Hironimus.

Pihaknya berharap dengan adanya posko peduli bencana, para donator maupun simpatisan dapat menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di NTT. ***(welano)

 

 

 

  

 

 

 

 

Tidak ada komentar