Breaking News

Km 17 Trans Flores Ende – Maumere Kembali Longsor, Arus Lalu Lintas Macet Total

Longsoran di Km 17 pagi tadi (foto welano)
ENDE JONGFLORES – Ruas jalan Trans Flores Ende – Maumere, tepatnya di Km 17 kembali mengalami longsor sehingga arus lalu lintas kendaraan dari arah Ende menuju Maumere dan Larantuka maupun sebaliknya dari arah timur menuju Ende macet total mencapai 3 km karena tumpukan material berupa batu – batu besar dan tanah berlumpur menumpuk memenuhi badan jalan.


Menurut beberapa warga yang ditemui jongflores.com hari ini Juma’t (29/01/21) di lokasi kejadian menuturkan, longsoran diperkirakan terjadi sejak tengah malam atau dini hari karena beberapa truk pengangkut barang atau mobil yang biasanya lewat setiap waktu tapi sejak pagi tidak terlihat dari kedua arah melintasi jalan utama ini.

Rico Nay, salah seorang sopir truk yang ditemui di lokasi longsor menuturkan material longsoran itu tak bisa dilewati karena batu – batu besar menutupi badan jalan yang mengakibatkan kemacetan yang cukup panjang.

Rico melanjutkan dengan adanya longsoran tersebut, arus lalu lintas di jalan utama yang menghubungkan kota – kota di Flores ini menjadi terhambat sehingga diharapkan secepatnya ditangani pemerintah agar akses lalu lintas kembali normal.

Virgilius Kami, anggota DPRD Ende
“Sebagai pengguna jalan kami berharap agar pemerintah dalam hal ini Dinas PU untuk segera mengirimkan alat berat ke sini untuk menggusur material longsor itu sehingga pengguna jalan dapat melewatinya lagi,” kata Rico Nay.

Sementara itu, anggota DPRD Ende, Virgilius Kami menuturkan jalan trans Flores yang menghubungkan Ende dengan Maumere dan kota – kota lain di sekitarnya sangat rawan longsor di musim hujan sehingga dibutuhkan ekstra perhatian dari pemerintah dalam penanganan daerah longsor.

“Saya kira Dinas PU bersama Satker Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah 4 harus bersama-sama menangani persoalan longsor yang ada di sepanjang jalan Trans Flores ini karna dapat dipastikan hampir setiap musim hujan selalu terjadi longsor,” tutur Virgilius Kami.

Virgilius berharap agar di setiap titik rawan longsor yang berada di sepanjang ruas jalan utama Ende – Maumere dan kota – kota yang ada di bagian timur ini dapat disediakan satu unit alat berat untuk mengantisipasi terjadinya longsor pada musim hujan.

“Kita berharap pemerintah dapat mengantisipasi persoalan rutin ini dengan menyiapkan alat berat di setiap titik rawan longsor ketika musim hujan tiba agar saat terjadi longsor tidak lagi menunggu alat berat dari Ende untuk menggusur material tumpukan itu,” ujarnya. ***(welano)

Tidak ada komentar