Breaking News

DPRD Ende Desak Pemerintah Segera Isi Kevakuman Kadis Kesehatan Dan Kepala Pelaksana BPBD

Vinsensius Sangu, SH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ende (foto istimewa)

ENDE JONGFLORES – Anggota DPRD Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, SH mendesak Pemerintah Kabupaten Ende untuk segera mengisi kekosongan jabatan pada Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ende karena dalam situasi mengganasnya wabah pandemi COVID – 19 saat ini, kedua dinas tersebut memiliki peran yang sangat besar dalam penanganan wabah penyakit ini. 

Hal ini dikatakan Vinsensius dalam menanggapi kevakuman jabatan kepala dinas maupun kepala badan di beberapa institusi pemerintah yang saat ini belum terisi.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Juma’t (15/01/2021), Vinsensius mengatakan menilik kondisi global, nasional dan daerah saat ini, dengan badai pandemi covid 19 yang semakin mengganas, sebagaimana merujuk pada sejumlah peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merupakan dua institusi di tingkat daerah yang sangat strategis dengan setumpuk tugas dan tanggungjawab besar terhadap penanganan pandemi COVID – 19 ini.

Vinsensius yang akrab disapa Vinsen Sangu ini menjelaskan BPBD memiliki 3 fungsi utama dalam Koordinasi, Komando dan Pelaksana sedangkan Dinas Kesehatan merupakan dinas strategis dalam penanganan masalah sektor Kesehatan sehingga sangat kurang bijaksana jika kedua OPD ini hanya dipimpin oleh pelaksana tugas.

Namun lanjut Vinsen kondisi yang terjadi saat ini, dua institusi strategis tersebut hanya memiliki pejabat pelaksana tugas.

“Ini menunjukan kelemahan pada level kebijakan terhadap pergantian kepemimpinan pada dua OPD dimaksud karena kita tahu kewenangan pejabat pelaksana tugas hanya terbatas pada pengambilan kebijakan – kebijakan tertentu dan tidak bisa melampaui kewenangan seorang pimpinan atau kepala dinas dalam sebuah institusi,” kata Vinsensius.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Ende ini menyebutkan kondisi ini diperparah lagi jika pelaksana tugas tidak paham akan tugasnya dan sangat diragukan kapasitas dan kapabilitas manajerialnya dalam memimpin sebuah institusi. Oleh karena itu sangat dibutuhkan adanya pemimpin yang mempunyai kemampuan SDM khusus di bidang Kebencanaan dan Kesehatan.

Politisi muda PDI Perjuangan ini memberikan beberapa catatan penting bagi pemerintah agar dapat diperhatikan sebagai dasar pertimbangan diantaranya pergantian pemimpin di tingkat OPD, perlu terlebih dahulu melalui pertimbangan kebutuhan dan memenuhi harapan untuk dapat memperbaiki sistem dan tata kerja pemerintahan yang lebih efektif.

Aktivis GMNI ini menuturkan, regenerasi kader yang lebih baik dengan memiliki kemampuan dalam memimpin, memiliki jiwa kinerja dan memiliki kualitas yang baik serta terjamin profesionalismenya.

“Satu catatan terakhir saya, pemerintah harus memperhatikan kinerja dan keberlangsungan roda pemerintahan untuk lebih produktif dan berhasil guna demi kemajuan daerah dan kepuasan masyarakat terutama menjawabi kebutuhan dan harapan masyarakat, tuturnya.

Terkait persoalan ini, Fraksi PDIP DPRD Ende mendesak Bupati Ende untuk segera melantik Kadis Kesehatan dan Kepala Pelaksana BPBD serta sejumlah pimpinan OPD yang masih kosong, agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif dan mampu berkarya untuk membawa Kabupaten Ende yang lebih baik walaupun sedang diterpa badai pandemi COVID – 19 ini.

“Kita berharap bupati dapat memilih orang – orang yang memiliki kemampuan lebih dari pemimpin yang diganti, agar Visi dan Misi MJ Jilid II akan mampu diwujudnyatakan dengan baik,” pungkas Vinsen.***(welano)  

Tidak ada komentar