Breaking News

Wakil Bupati Flotim Berikan Beasiswa Bagi Anak Korban Tragedi Sebatik

Wabup Flotim, Agus Boli saat mengunjungi keluarga korban di Desa Riangkemie (foto Edem) 

JONGFLORES LARANTUKA. Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli benar – benar merasa terharu dan turut merasakan sedih mendalam atas tragedi tabrakan speedboat yang terjadi pada Juma't, 29 Juni 2018 lalu di perairan Sei Nyamuk - Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara yang merenggut nyawa 5 warga Desa Riangkemie (3 orang diantaranya dikuburkan di Nunukan dan 2 orang diantar pulang ke kampung halaman, red) dan 1 warga Desa Lewohala, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Saat menyerahkan ketiga jenasah korban kecelakaan speedboat kepada keluarga di Desa Riangkemie dan Lewohala pada Rabu (04/07) Wakil Bupati Agus Boli menyampaikan turut belasungkawa kepada keluarga yang sedang mengalami musibah tersebut.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Flores Timur, saya menyampaikan turut berduka yang sedalam – dalamnya atas tragedi yang menimpa keluarga” kata Wapub Agus.  

Usai penyerahan jenasah kepada keluarga korban, Wakil Bupati Flotim ini menyempatkan diri mengunjungi rumah keluarga korban dan akan memberikan beasiswa bagi anak korban para TKI yang meninggal dalam tragedi itu. Ketiga siswa Sekolah Dasar tersebut adalah Ani Waton anak dari Agustina Jawa Kelen dan Geri Kelen anak dari Maria Goreti Barek Beguir, asal Desa Riangkemie beserta Mikhael Dalu Mukin adik dari Korban Viani Mukin berasal dari Desa Lewohala.

Saya akan tanggung biaya pemakaman jenasah ketiga korban dan biaya pendidikan dua anak dan seorang adik dari korban TKI ini akan saya berikan beasiswa untuk mereka. Semua ini saya lakukan dengan hati yang tulus terlepas dari jabatan saya sebagai wakil bupati” tuturnya

Seperti yang diberitakan sebelumnya saat penyerahan  jenasah di Desa Riangkemie,  Agus Boli menyampaikan akan mefasilitasi biaya sambut baru kedua anak korban TKI pada bulan Agustus mendatang. 

"Selain saya berikan beasiswa bagi keduanya,  saya juga akan memfasilitasi biaya sambut baru bagi keduanya" ujar Agus Boli. 

Sementara itu,  perwakilan keluarga dari ketiga korban, baik dari Desa Riangkemie maupun Lewohala, Frans Nara Maran dan Lambertus Lambe Tukan dalam sepatah kata menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak terutama Team SAR Gabungan Nunukan, BP3TKI Nunukan,   BP3TKI NTT, P4TKI Maumere dan Pemda Flotim yang telah berjasa memulangkan jenasah para korban untuk kembali ke lewotana kelahirannya. (edem) 





Tidak ada komentar