Breaking News

Jenasah Yuliana Tiba Di Ende




Jenasah Yuliana saat tiba di Kevikepan Ende untuk diberikan pemberkatan
Ende, JF. Jenasah Maria Yuliana Reku warga Jegrarangga, Nangapanda, Ende yang merupakan salah seorang  korban tenggelamnya speedboat di Johor beberapa waktu lalu akhirnya tiba di Ende pada Senin (30/01) pukul 19.30.


Menurut Koordinator Koalisi Gereja Peduli Buruh Mirgran NTT, Irminus Denni mengatakan bahwa jenasah Yuliana bisa tiba di Ende atas usaha kemanusiaan yang dilakukan Koalisi Gereja Peduli Buruh Migran NTT yang bekerjasama dengan berbagai pihak berkompeten yang peduli terhadap misi kemanusiaan terutama pihak KBRI Kuala Lumpur, Koalisi Gereja Malaysia, BP3TKI Kupang, BP4TKI Sikka dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ende.


“Kita bersyukur karena hari ini jenasah almaharumah sudah bisa tiba di Ende. Semua ini berkat kerjasama yang baik dari berbagai pihak yang peduli terhadap misi kemanusiaan” katanya.


Irminus menjelaskan perjalanan jenasah Yuliana yang diterbangkan oleh pihak KBRI Kuala Lumpur sejak 28 Januari  lalu dan bermalam di Jakarta  hingga 29 Januari dilanjutkan ke Kupang namun jadwal penerbangan NAM Air Kupang – Ende sudah tidak ada sehingga pihak BP3TKI Kupang mengamankan jenasah di RSUD Kupang untuk selanjutnya hari ini (30/01) diterbangkan dari Kupang melalui Bandar Udara Frans Seda Maumere. Di Maumere pihak BP4TKI bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ende bersama keluarga korban telah menantikan kehadiran almaharumah untuk dilanjutkan perjalanan ke Ende.


Jenasah Yuli akhirnya tiba di Kevikepan Ende tepat pukul 19.30 WITa dan sesaat disemayamkan untuk dilakukan pemberkatan jenasah dan selanjutnya diantarkan ke rumah duka di Jegrarangga, Nangapanda Ende oleh pihak Koalisi Gereja Peduli Buruh Migran NTT, BP4TKI Sikka dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ende untuk dilakukan penyerahan kepada keluarga.


Sementara itu saudara sepupu Yuliana yang juga Kepala Dusun Detukune, Adrianus Gato saat ditemui Jong Flores.com mengungkapkan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu memperlancar proses pemulangan jenasah Yuliana untuk dimakamkan di kampung halamannya di Jegrarangga.


“Saya mengatasnamai keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berusaha dengan caranya sendiri – sendiri maupun bersama – sama telah membantu keluarga untuk memperlancar proses pemulangan jenasah saudari kami ini” tuturnya.


Sesuai rencana keluarga jenasah akan dimakamkan pada besok Selasa, 31 Januari 2017 setelah dilakukan misa arwah di gereja. (welano)

Tidak ada komentar